Label

Tampilkan postingan dengan label Data Dan Proyek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Data Dan Proyek. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Agustus 2016

Cara Menonaktifkan dan Mengaktifkan Lagi Proyek

V. Data Dan Proyek


Cara Menonaktifkan dan Mengaktifkan Lagi Proyek
Terkait dengan judul dalam artikel ini, terlebih dahulu kita harus mengetahui fungsi dari menonaktifkan dan mengaktifkan kembali proyek. Menonaktifkan proyek berfungsi apabila proyek sudah selesai, artinya dari saat pembelian bahan material sampai pendapatan yang dihasilkan atas proyek tersebut. Hal ini ditujukan agar di daftar proyek tidak ada lagi proyek yang sudah selesai dan dapat berfungsi juga untuk mengurangi kesalahan penginputan bila proyek yang dibuat memiliki nomor proyek yang hampir sama misal proyek yang memiliki dua nomer yaitu:
1. No.2/R/150/32
2. No.2/R/150/31
Di mana proyek untuk  No.2/R/150/32 sudah selesai atau dihentikan, maka kita dapat menonaktifkan proyek tersebut. Menonakifkan bukan berarti menghapus data proyek itu. Di dalam program Zahir kita dapat mengaktifkan kembali proyek yang sudah dinonaktifkan dengan kata lain mengaktifkan lagi proyek dimaksudkan jika proyek yang pernah dihentikan kemudian dimunculkan ketika proyek tersebut dilanjutkan kembali. Selain itu mengaktifkan kembali proyek berfungsi jika kita ingin melihat lagi data atas proyek tersebut seperti pendapatan atau biaya yang dihasilkan pada laporan laba/rugi proyek.
Untuk mempermudah dalam pembahasan artikel ini berikut ilustrasinya:
Misal PT ABC adalah perusahaan pengembang yang sedang mengerjakan pembangunan beberapa jenis tipe rumah. Untuk mempermudah dalam mengontrol pendapatan dan biaya atas pengerjaan proyek tersebut, dibuat data proyek setiap proyek.
Contoh data proyek yang sudah dibuat:
Data-Data > Data Proyek